Sesuatu tentang penamaan dan nama yang tepat di Karo. oleh J. Wijngaarden Sangatlah bermanfaat untuk mempertimbangkan bagaimana orang Karo sampai pada pemilihan
Karo Siadi
Wawancara dengan Sibayak Lingga di Bintang Karo (1929-1930)
Bintang Karo No.11, Bulan November Tahun 1929. Pada edisi kali ini ada pengumuman perubahan susunan dalam tubuh Bintang Karo. Pimpinan Redaksi sekarang
Bintang Karo Bersuara Keras (1929)
Salah satu media cetak yang keras melawan Kolonial Belanda yang terbit tahun 1929 adalah bernama Bintang Karo. Penanggung jawab majalah Bintang Karo
Pandji Karo, Jong Karo dan Adat (1929)
Sebuah majalah bulanan telah terbit dengan nama Pandji Karo di bulan Januari tahun 1929. Pemimpin redaksinya G. Keliat. Memiliki kantor di Kaban
Majalah Tjermin Karo (1924)
Tjermin Karo, Semangat Nasionalisme di Kalangan Orang Karo. Tjermin Karo mulai beredar pada tanggal 13 Nopember 1924. Didirikan oleh Mboelgah Sitepoe.
Sinar Kemadjoean, Majalah Karo Tingkat Nasional Zaman Hindia Belanda
Likasi Ginting Manik adalah salah seorang tokoh pers di masa Kolonial Belanda. Setelah menerbitkan Majalah Sinar Karo, Likasi G. Manik mencoba membawa
Surat untuk Idaman
Namaku Tjuram. Lahir disebuah desa kecil bernama Kandibata. Keluargaku adalah keluarga pergerakkan. Tak ada satu orangpun diantara kami yang tidak berorganisasi. Bapaku
Cara Unik Ahmad Manik Membesarkan Klub Sepak Bola
Cara unik Ahmad Manik membesarkan Klub Sepak Bola Guntor Berastagi (1984) Barangkali yang dilakukan pembina sepakbola di kota Berastagi, Kabupaten Karo, (
Insiden Merah Putih di Berastagi (Bahagian 2)
Dengan hati yang panas, saya menyampaikan ancaman, “Kalau tuan tidak mau minta maaf, keamanan tuan-tuan di sini tidak akan kami jamin.” Komandan
Insiden Merah Putih di Berastagi (Bahagian 1)
Di tengah-tengah menggeloranya semangat kemerdekaan, pada tanggal 10 Oktober 1945 mendaratlah pasukan Sekutu (baca Inggris) di pelabuhan Belawan. Dan pada sore harinya
No More Posts Available.
No more pages to load.














