Koran De Sumatra Post tanggal 26-03-1940 menuliskan perjalanan Gubernur-Jenderal Hindia Belanda ke Sumatera Timur. Alidius Warmoldus Lambertus Tjarda van Starkenborgh Stachouwer bisa
Westerling dan Inoue : Petualang yang Beraksi di Indonesia
Nama Westerling mungkin sudah tak asing didengar. Berbeda dengan Inoue yang mungkin tak banyak diketahui. Di daerah Sumatera Timur, Inoue Tetsuro adalah
Brastagi dan Medan di Koran Sin Po (1938)
Koran Sin Po adalah koran Tionghoa-Melayu (peranakan) berbahasa Melayu yang terbit di Hindia Belanda sejak tahun 1 Oktober 1910. Pertama kali diterbitkan
Raja Copet dari Medan
Koran De Sumatra Post menuliskan keberadaan “Raja Copet dari Medan” pada masa Kolonial Belanda berkuasa. Oleh media-media cetak, ia diberi julukan “Radja
Geriten di Depan Istana Sultan Deli (1862)
Harian “Sumatra Courant” pada tanggal 06-08-1864 menuliskan perjalanan Elisa Netscher ke Wilayah Deli. Netscher singgah di Labuhan Deli pada tahun 1862. Netscher
Bayi-bayi Karo (1932)
Pada tahun 1932, Jacob Hijmans De Haas (kelahiran Middelharnis, Belanda) melakukan penelitian ke Karo dibidang kesehatan khususnya mengenai kesehatan bayi dan proses
Gereja Karo Pertama Ditahbiskan Tahun 1899 (Bagian 1)
Pada tanggal 24 Desember 1899, untuk pertama kalinya bangunan Gereja Karo berdiri dan ditahbiskan di Buluh Awar. Ini tidak lain atas kerja
Joustra ke Dataran Tinggi Karo Tahun 1.900 (Bagian 1)
Dari Journal “Mededeelingen van wege het Nederlandsche Zendelinggenootschap, jrg 45, (1901),” kita akan mendapatkan gambaran dataran tinggi Taneh Karo tahun 1900 dari
Perdebatan Pengganti Raja Urung di Batukarang
Koran De Indische Courant terbitan tanggal 23-07-1931 dan koran De Sumatra Post tanggal 27-07-1931 memberitakan masalah suksesi kepemimpinan di Urung Lima Senina
Sekolah Kadet Berastagi
Sumpit Beracun. Tanggal 22 Nopember 1945, 4 orang anggota kompi Inggris yang berasrama di Planters School Berastagi menaiki jeep dalam perjalanan dari
No More Posts Available.
No more pages to load.










