Sukarno, Sutan Sjahrir dan Haji Agus Salim pernah ditahan di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Bukan 3 hari seperti banyak yang ditulis
Perjalanan Westenberg ke Dataran Tinggi Karo Tahun 1891 (bagian 1)
Dari tulisan sebelumnya yang berjudul “Benarkah Jules Claine Orang Pertama Eropah yang Mengunjungi Karo?” telah diketahui bahwa pada tanggal 3 September 1891,
Perang Sunggal, Sebuah Kesaksian Mata (Bagian 10)
Kisah bersambung ini dituliskan dari sisi mata seorang tentara Kolonial Belanda yang didatangkan dari Riouw (Riau) ke Deli (Medan) untuk menghadapi gejolak
Perang Sunggal, Sebuah Kesaksian Mata (Bagian 9)
Kisah bersambung ini dituliskan dari sisi mata seorang tentara Kolonial Belanda yang didatangkan dari Riouw (Riau) ke Deli (Medan) untuk menghadapi gejolak
Perang Sunggal, Sebuah Kesaksian Mata (Bagian 8)
Orang-orang Karo di Sunggal menolak tanah-tanahnya direbut oleh Kesultanan Deli dan Pangeran Langkat, dimana kedua pemimpin ini meminta bantuan tentara Kolonial Belanda
Perang Sunggal, Sebuah Kesaksian Mata (Bagian 7)
Koran De Sumatra Post menerbitkan cerita bersambung dengan 34 bagian dengan judul : “Van Riouw naar Deli in 1872. Door een ooggetuige.” Kisah
Benarkah Jules Claine Orang Pertama Eropah yang Mengunjungi Karo?
[contact-form][contact-field label=”Name” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Email” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Website” type=”url” /][contact-field label=”Message” type=”textarea” /][/contact-form] Pada tanggal 3 September 1891, Jules Claine
Perang Sunggal, Sebuah Kesaksian Mata (Bagian 6)
Koran De Sumatra Post menerbitkan cerita bersambung dengan 34 bagian dengan judul : “Van Riouw naar Deli in 1872. Door een ooggetuige.” Kisah
Perang Sunggal, Sebuah Kesaksian Mata (Bagian 5)
Datuk Muhammad Kecil Surbakti, bersama Sulong Barat dan Datuk Jalil melakukan perlawanan terhadap ambisi Kesultanan Deli dalam menguasai lahan orang-orang Sunggal. Perangpun
Perang Sunggal, Sebuah Kesaksian Mata (Bagian 4)
Penyebab adanya Perang Sunggal dimulai dari ambisi Kesultanan Deli dalam menguasai lahan orang-orang Sunggal sepeninggal Datuk Abdullah Ahmad Surbakti, raja Sunggal, pada 1857.
No More Posts Available.
No more pages to load.










