Peresmian Sanatorium di Kabanjahe dan Menari Bersama (1931)

by
Ny.Paneth menari tarian Karo
Ny.Paneth menari tarian Karo

Koran De Sumatra Post pada tanggal 30 November 1931 menuliskan kemeriahan acara peresmian Sanatorium di Kabanjahe. Acara ini diikuti oleh orang-orang Eropah dan ribuan masyarakat Karo. Sibayak Pa Sendi juga tampil berpidato. Di akhir acara, dokter Paneth dan istri ikut berbaur menari bersama-sama orang Karo yang hadir. Berikut beritanya :

Peresmian Sanatorium di Kabanjahe

Wartawan kami dari Kaban Djahe melaporkan sebagai berikut :

Kemarin, Sanatorium untuk penderita penyakit paru-paru secara resmi dibuka di sini. Dr. Paneth telah mendapatkan penghargaan di bidang pengendalian tuberkulosis, beberapa tahun yang lalu. Dan Yayasan Ratu Wilhelmina Jubilee telah menganugerahkan hadiah untuk apa yang digagas oleh Dr. Paneth. Di Kaban Djahe, di mana iklimnya menguntungkan bagi penderita paru-paru, adalah tempat yang tepat untuk membangun Sanatorium.

Upacara pembukaan berlangsung dengan cuaca yang baik, sehingga para pengunjung dan orang-orang yang datang, tertarik disuguhi pemandangan dataran tinggi Karo. Terlihat pemandangan pegunungan Sinaboeng yang indah di sekitarnya. Halaman tempat acara dihiasi dengan hiasan umbul-umbul yang menciptakan suasana ceria di bawah sinar matahari.

Banyak orang Eropa dan juga orang dari Deli datang sebagai undangan untuk menghadiri upacara pembukaan dan terutama para wanita dengan pakaian-pakaian indahnya meningkatkan kecerian acara. Bahkan beberapa ribu penduduk Karo juga hadir dengan minat yang besar. Penampilan dengan pakaian khas mereka, mereka memberikan suasana unik dalam balutan kain bernuansa biru tua, warna yang menjadi ciri khas dari pakaian penduduk  Karo.

 

Dr. dan Mrs. Paneth di antara para tamu
Dr. dan Mrs. Paneth di antara para tamu