Longsor di Lereng Sinabung (1939)

by
Longsor di dataran tinggi Karo. Harian Algemeen Handelsblad tanggal 10-11-1939
Longsor di dataran tinggi Karo. Harian Algemeen Handelsblad tanggal 10-11-1939

Longsor Besar di Dataran Tinggi Karo.

Di lereng Sinaboeng. Tanaman rusak. Banyak yang melarikan diri.

Medan, 10 November. Koran “Deli Courant” mengabarkan bahwa tanah longsor yang parah telah terjadi di lereng utara Gunung Sinaboeng, di sisi danau Lao Kawar,  yang dimulai sekitar 200 meter dari puncak gunung dan berlanjut ke perkebunan jeruk dari Tuan Konijn.

Keluarga Konijn meninggalkan rumah di perkebunannya.

Sebagai akibat dari pergeseran tanah dari gunung yang meningkat, banyak orang Karo juga melarikan diri dengan segera.

Di kampung, suara peringatan bergema di mana-mana.

Pergeseran tanah tampaknya sekarang telah terhenti untuk saat ini. Perkebunan jeruk telah rusak, sementara banyak ladang dan sawah di dekat kampung Sigarang telah hancur. Dikhawatirkan bila hujan turun, longsor dari Sinaboeng ini akan terjadi kembali. (Aneta.)

 

Sumber : Harian Algemeen Handelsblad tanggal  10-11-1939.

 

Baca juga berita : Gempa Batu Karang 19 September 1936.