Kopi (Kahwa) di Tahun 1922

by
Memetik kopi

Keboen kopi di Serdang (Soematera Timoer).

Memetik kopi jang masak (kopi Liberia). Kalau boeah kopi itoe telah mérah roepanja, dipetiklah oléh perempoean-perempoean Djawa, laloe dikoempoelkannja didalam kaléng minjak tanah; kemoedian ditjoetjoerkan kedalam karoeng. Dengan pedati sapi dibawa karoeng-karoeng itoe kepaberik. Disana kopi itoe disediakan lebih djaoeh: koelitnja diboeangkan, laloe dibasikan, soedah itoe dibersihkan dalam air mengalir, dan setelah itoe didjemoer didalam bak pendjemoeran. Kemoedian dimasoekkan lagi kedalam perkakas pengeringkan, sehingga mendjadi keras. Soedah itoe dikoepaslah koelit arinja laloe dipilih didjadikan tiga matjam: besar, menengah dan ketjil, serta jang boesoek-boesoek dikeloearkan.

Adapoen kopi itoe teroetama baik toemboehnja pada tempat-tempat jang tingginja ± 1000 M. Djaraknja batang kopi itoe hendaklah 3—4 M., diantaranja haroes ditanam pohon-pohon akan pelindoengi dia, oemp. pohon dadap. Kopi (kahwa) ditanah Hindia ini teroetama dikeloearkan dari Djawa-Timoer, keresidénan Priangan, Soematera-Barat (dari Padang dikeloearkan ke Amérika), Soematera-Timoer, Pelémbang, Sélébes dan Bali. Dalam tahoen 1914 masih lagi dikeloearkan kopi Goebernemén dengan harga 1,5 djoeta roepiah. Sekarang kopi itoe tidak lagi tanam-tanaman jang dirodikan. Hasil kopi Hindia dalam tahoen 1913 sama sekali ƒ 23.000.000.

Dari buku : Atlas Gambar-gambar Akan Dipakai Oentoek Pengadjaran Ilmoe-Boemi (1922).

Memetik Kopi atau Kahwa (bahasa Karo)